Ni diya Taman Makam Pahlawan Nasional Sutan Syarif Kasim II
Prasasti peresmian balai kerapatan adat di Siak
Di dalam "calon" museum sekaligus balai kerapatan adat
Di atas kapal peninggalan sutan siak, dengan latar sungai siak
Inilah kapal bersejarah itu
Mejenk doank
Mejenk doank
Mejenk doank
Mejenk doank
Mejenk doank
Mejenk doank
Tukang poto ikut mejenk :P Ndak dink...Iqbal Tanberank
Mejenk doank
Mejenk doank
Di dalam speed boat - perjalanan kembali ke Pekanbaru
Mejenk doank
Mejenk doank
Istana Kerajaan Siak adalah sebuah kerajaan Melayu Islam yang terbesar di Daerah Riau.
Kerajaan ini mencapai masa jayanya pada abad ke 16 sampai abad ke 20. Menurut sejarah, ada 12 sultan yang pernah bertahta di kerajaan tersebut. Kini sisa peninggalan bersejarah ini masih bisa dinikmati di daerah Riau, yaitu berupa sebuah istana yang dibangun oleh Sultan Assyaidis Syarif Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin pada tahun 1889. Istana tersebut diberinama ASSIRAYATUL HASYIMIAH yang di dalamnya masih dapat dilihat barang-barang kerajaan yang menjadi koleksi bersejarah.
Selain itu juga terdapat tempat bersejarah lainnya seperti Masjid Syabuddin, Makam Pahlawan Nasinal Sutan Syarif Kasim II, dan bangunang Balai Kerapatan yang akan dijadikan musem bersejarah.
Jumat (19/10) kembali lagi saya melakukan perjalanan ke Siak.
Kenapa Siak? Bukannya kemarin sudah ke Siak? Bahkan beberapa orang mengatakan bahwa menyusuri Siak, tidak membutuhkan waktu yang lama. Tapi saat itu keinginan hati begitu kuat untuk kembali lagi melakukan perjalanan ke Siak. [b]